prabowo

pemasaran bibit lele

32 posts in this topic

salam kenal.........sudah jamak salah satu permasalahan yg banyak dialami bg para pemula dalam suatu bidang usaha, tentu salah satu yg menjadi beban fikiran utama adalah bukannya cara memulai atau proser produksinya melainkan cara pemasarannya bagaimana? nah dulur ini pulalah yg sekarang saya dan mungkin juga banyak dr para pemula alami dalam hal pemasaran bibit lele kami , mohon solusi dan arahannya.......!:)

1 person likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

halo mas @prabowo ini jadinya kendala dalam menjual bibit ikan lele ya? bukan yang sudah siap panen? 

disini pandangan saya sebagai orang awam sih. sambil nunggu yang lebih ahli ikut bersuara. :D

seringnya (calon) pengusaha budidaya lele tahu dimana beli benihnya malah dari mulut ke mulut. metode ini ya jelas terbatas karena jangkauannya kecil dan sebatas kenalan saja. 

koperasi ga bisa diremehkan juga, karena kadang dapat rujukan dari sana juga.

tapi yang potensi banget dan yakin hal pertama yang dilakukan orang kalau cari bibit lele itu dari internet. apalagi sekilas saya cek google juga jarang yang jual online untuk barang seperti ini. 

intinya saya melihat dari pengalaman teman yang cukup bagus hasilnya dari mulut ke mulut tapi ini butuh waktu. kalau di internet tinggal pasang iklan baris dan bisa lebih cepat terasa efeknya. 

 

Share this post


Link to post
Share on other sites
20 hours ago, prabowo said:

salam kenal.........sudah jamak salah satu permasalahan yg banyak dialami bg para pemula dalam suatu bidang usaha, tentu salah satu yg menjadi beban fikiran utama adalah bukannya cara memulai atau proser produksinya melainkan cara pemasarannya bagaimana? nah dulur ini pulalah yg sekarang saya dan mungkin juga banyak dr para pemula alami dalam hal pemasaran bibit lele kami , mohon solusi dan arahannya.......!:)

Kalau ikan lele di tempat kami itu sudah terbentuk semua antara peternak bibit, penyedia pakan, peternak pembesaran, pengepul bahkan pasar untuk hasil panenpun sudah ada semuanya, sehingga kita tinggal memposisikan diri untuk menjadi apa di sini.

Dan karena jumlah kami cukup banyak, maka kami membentuk kelompok tani, sehingga dengan adanya organisasi yg menaungi kami semakin kuat.

Tetapi saran saya jika mas belum punya pasar untuk bibit maka sebaiknya mas punya kolam untuk pembesarannya, kadi kalau toh tidak ada yg beli mas bisa besarkan sendiri. Karena saya yakin dg berjalannya waktu maka pasar itu akan terbentuk dengan sendirinya.

Jika tidak, mungkin mas harus bekerja sama dengan peternak pembesaran lele, atau kolam pemancingan, dengan memberi harga diskon. Tujuannya untuk menarik pelanggan, dan jika nanti sudah banyak dikenal, maka mas bisa menjual bibit dengan harga standart.

Tetapi jika masih kesulitan juga, saya mungkin bisa membantu untuk mempromosikan bibit lele yg mas jual, pada salah satu artikel di ternakpedia.com.

Tetapi bagaimanapun jg keputusan terakhir tetap saya serahkan pada masnya.

Share this post


Link to post
Share on other sites

terima kasih atas bantuannya untuk mempromosikan ternak lele kami mas, dan kami juga terima kasih sekali atas sarannya.

memang sementara ini peternak lele baik pembibitan maupun pembesaran di desa kami masih kami sendiri saat ini, kami punpun jg berharap warga sekitar kami jg ikut bergerak dalam usaha ini biar kami bisa membentuk kelompok tani pada akhirnya.

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

sekarang mas @prabowo masih merintis sendirian atau sudah ada beberapa orang yang mulai untuk budidaya dan pemasaran bibit lelenya?

tapi memang benar kata mas @Remi, kalau masih awal sebaiknya bersama bangun kelompoknya biar stabil harganya dan bisa saling membantu. resiko dan tumbuhnya dirasakan bersama jadinya.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@mas narwhal, saat ini di desa saya masih cuma saya sendiri yg mulai meeintis bidang usaha lele, dan mudah2an ada jg yg tertarik nantinya.

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Klo boleh curhat, sebenarnya untuk bibit lele di daerah rumah saya sekarang selalu kehabisan dan stoknya selalu kekurangan, jadi kami kadang harus menunggu dan antre. Tapi kalau mengambilnya dari Kesamben mungkin agak kejauhan.

Tapi klo boleh tahu bapak jual ukuran berapa dan harganya berapa?

Share this post


Link to post
Share on other sites
9 hours ago, prabowo said:

@mas narwhal, saat ini di desa saya masih cuma saya sendiri yg mulai meeintis bidang usaha lele, dan mudah2an ada jg yg tertarik nantinya.

 

wah mas benar2 merintis mandiri ya, saya kira sudah ada beberapa orang yang ikut. mengawali itu memang berat mas, apalagi sendirian. ini belajar sendiri atau sudah ada yang ngajarin mas?

tambahan, link form data penjual bibit di ternakpedia dari mas @Remi bisa diakses disini: https://goo.gl/forms/81yale8gPiidUSDA3 biar dibantu promosikan informasinya dan mungkin malah dapat kenalan baru di sekitarnya buat sharing ilmu. :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

@mas remi, makasih udah dibantu untuk di promosikan.

untuk sekarang bibit lele kami masih usia 1 minggu mas, sedangkan untuk harga kami ikut pasaran aja tapi mungkin diskon untuk komunitas ada dong....:D

klu boleh tahu mas remi dr mana ya??

@mas narwhal, untuk pembibitan saya belajar dr kenalan di kampung mertua mas, blitar juga sih, cuma beda kecamatan aja... sampai saat ini saya masih tetap kadang-kadang kesana untuk nimba ilmu, maklum saya emang dari nol mas......^_^

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya dari kecamatan Bululawang, di Kabupaten Malang, yg bagian Selatan.

Share this post


Link to post
Share on other sites
22 hours ago, prabowo said:

@mas narwhal, untuk pembibitan saya belajar dr kenalan di kampung mertua mas, blitar juga sih, cuma beda kecamatan aja... sampai saat ini saya masih tetap kadang-kadang kesana untuk nimba ilmu, maklum saya emang dari nol mas......^_^

loh apalagi saya mas. :D saya malah nol besar, disini cuma diminta tolong mas remi buat bantu ngelola forumnya saja. hehe. :P

milik mertuanya sudah besar berarti mas? memang lebih enak belajarnya terlibat langsung, ada mentornya bisa langsung tahu apa kurang lebihnya. ga perlu eksperimen.

mungkin mas @prabowo bisa ikut share pengalamannya selama budidaya lele ini gimana. ada kendala mungkin selain pemasaran tadi? dan kok inginnya jualan bibit lele daripada lele siap panen? ada pertimbangan tertentu mas?

Share this post


Link to post
Share on other sites

@mas narwhal, bukan mertua yg ngajari mas! tapi tetangga mertua.....:)

klu untuk share pengalaman mungkin belum waktunya mas soalnya kan saya aja juga masih belajar, sedangkan kenapa memilih pembibitan dr pada pembesaran.....? pertimbangan saya;

1. waktu produksi yg lebih singkat

2. tingkat resiko lebih kecil di banding pembesaran/konsumsi

yah...mungkin itu aja pertimbangan saya mas .......!

tapi jga nggak menutup kemungkinan jg sekalian pembesaran sesuai arahan dr mas remi....,:D

Share this post


Link to post
Share on other sites
13 hours ago, prabowo said:

@mas narwhal, bukan mertua yg ngajari mas! tapi tetangga mertua.....:)

wah maaf2 mas. tampaknya saya sudah lelah... :$

13 hours ago, prabowo said:

klu untuk share pengalaman mungkin belum waktunya mas soalnya kan saya aja juga masih belajar, sedangkan kenapa memilih pembibitan dr pada pembesaran.....? pertimbangan saya;

1. waktu produksi yg lebih singkat

2. tingkat resiko lebih kecil di banding pembesaran/konsumsi

yah...mungkin itu aja pertimbangan saya mas .......!

tapi jga nggak menutup kemungkinan jg sekalian pembesaran sesuai arahan dr mas remi....,:D

hmm bener juga, soalnya bibit ya jadi bisa cepat perputarannya. dan ini indukannya gimana mas? sudah ada sendiri atau dari orang lain?

kalau lele konsumsi dalam perjalanannya memang banyak yang bakal mati, perawatannya juga lebih seksama supaya ga dikanibal dan ada penyakit. dan dulu kolam teman saya diracun entah siapa, akhirnya dibangun tembok tinggi dan ada penjaganya.

tapi memang pemasaran atau kemana menjualnya itu yang berat mas, teman saya yang lain ada yang termasuk sukses dalam budidaya lele konsumsi. tapi sekarang kelabakan menjualnya kemana. soalnya terlalu tua sendiri juga ga laku, dijadikan pupuk kabarnya. terlalu fokus ke pengembangbiakkan tapi terlewat mau disalurkan kemana

jadi ga salah kalau mas @prabowo bingung pemasarannya, buat apa hasilnya banyak tapi ga bisa dijual. ya kan? :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

@mas narwhal, nah itu masalahnya.........!

soal indukkan saya dapat dari saudara di sini aja mas, karena udah lama di pelihara di sini jadi kan lebih mudah penyesuaian dg iklim di sini, intinya jd lebih bandel.

 

1 person likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now

  • Similar Content

    • By narwhal
      kemarin habis ngobrol sama teman soal budidaya lele tentunya. ada hal menarik soal resiko budidaya lele tapi malah dari faktor luar yakni orang lain yang bisa merugikan usaha kita.
      jadi ada modus penipuan yang bisa dilakukan orang tidak dikenal atau malah kenalan yang ingin pinjam/utang pakan lele sekian karung. biasanya minimal puluhan sak dan tidak kaget kalau bisa 100 sak. yang kalau ditotal bukanlah nominal rupiah yang kecil. dengan alasan putaran modal tersendat atau sedang ada musibah.
      nanti calon korban akan diyakinkan dengan jaminan mobil/motor yang hampir pasti palsu atau milik orang lain. yang dilakukan sebenarnya dari hasil pinjaman pelet lele yang jumlahnya banyak itu sebenarnya akan dijual kembali dengan harga murah. dan tidak lama kemudian akan sulit dicari atau hilang. atau walaupun bisa menagih malah bisa kalah galak.
      jadi hati2 saja bagi pembudidaya lele pemula maupun sudah ahli. karena buktinya di lingkungan teman saya masih ada saja yang kena tiap tahunnya, padahal sudah banyak yang tahu.
    • By narwhal
      Mencari tutorial yang membahas bagaimana caranya budidaya ikan lele kok rasanya lebih mudah daripada yang bicara soal butuh berapa modalnya dan keuntungannya. Kali ini saya mau share sedikit ilmu dari kedua teman saya yang kebetulan sudah 2 tahun terjun di dunia ternak lele. Disini semuanya hanyalah estimasi saja dan disederhanakan, jadi angka - angka yang digunakan harap dipakai sebagai referensi saja. Juga lokasi di Malang, kalau mas/mbak asalnya dari wilayah lain harap disesuaikan juga.
      Pengeluaran pertama adalah untuk pembuatan kolam terpal dan skalanya adalah kecil. penggunaan terpal karena lebih cepat dan murah untuk memulai usahanya, jadi irit modal dibandingkan membangun kolam permanen. bisa kelamaan dan habis modal kalau masih awam tapi nekat terjun. kecuali ada binaan dari kelompok tani atau koperasi.
      Anggap saja kita akan membuat satu kolam terpal sendiri dengan ukuran 2,5x3x1 meter:
      Maka ongkos terpalnya dengan jenis A10 sekitar 200.000. Harga bambu untuk rangkanya (asumsi 5 batang sudah cukup) sekitar 100.000. Total Rp. 300.000,- Selanjutnya adalah harga bibit lele, ada berbagai macam jenisnya (dumbo, kampung, sangkuriang) dan ukurannya tapi dipermudah disini:
      Bibit lele 2000 ekor dengan ukuran 5-7cm @150, jadi totalnya 300.000. Biaya pakan lele selama 3 bulan, 160kg @ 10.000 = 1.600.000 Total Rp. 1.900.000,- Estimasi panen lele:
      Rasionya sekitar 30% lele yang ada di kolam mati sampai masa panen (asumsi 3 bulan). Jadi 600 ekor lenyap dan sisanya 1400 ekor. Kemudian dalam 1 kg ada 8 ekor. Dan harga 1kg adalah 16.000 ke tengkulak. Maka 1 kolam ini kalau dihitung hasilnya kalau dijual adalah 1400/8*16.000 = 2.800.000 Jadi pemasukan kotornya adalah Rp. 2.800.000 Kalau semuanya direkap maka:
      Hasil panen pertama dikurangi modal, jadi 2.800.000 - 2.200.000 dan keuntungan bersihnya adalah Rp. 600.000. Panen seterusnya tidak perlu menghitung biaya kolam terpalnya lagi karena sudah ada, jadi bersihnya naik jadi Rp. 900.000. Semakin banyak kolam semakin besar potensi pendapatannya. Apalagi kalau ukurannya juga lebih besar. Semua perhitungan usaha budidaya lele diatas adalah dengan asumsi kondisinya ideal. Sebelum anda mengawalinya sangat disarankan mencari informasi tengkulak/pengepul lele di wilayah anda. karena kalau sudah terlanjur masa panen dan tidak bisa dijual ya sama saja rugi nantinya.
      silahkan dikomentari, atau dikoreksi apabila ada yang salah. apalagi kalau mau ikut berbagi perhitungannya bagi yang sudah menjalankan usaha ternak lelenya biar saling membantu.